Menyukai seseorang itu rumit.Apalagi hal ini aku rasakan ketika rok yang kukenakan masih berwarna biru.Rasanya itu seperti permen nano-nano.manis,asin,pahit,hambar campur aduk.
aku malu untuk mengatakan perasaaku sebenarnya jadi aku hanya menulis puisi berharap dia membaca dan tahu perasaaanku.
tapi yah dia nggak peka sih :p
hei, orang yang kusukai (dulu) inilah karyaku yang timbul karenamu :D
mari dibaca ya guys !
tinggalkan juga komentarnya :)
yang kurasakan kini begitu indah
begitu manis di mataku
hanya karenanya aku bisa seperti ini
ternyata begini rasanya dimiliki
begitu manis di mataku
hanya karenanya aku bisa seperti ini
ternyata begini rasanya dimiliki
begitu membuat hati tenteram damai
namun belakang ini ku dilanda suatu hal
hal yang membuat takut
membuat aku jadi pengecut
aku takut jika mulut itu berkata
lima huruf yang tak kuingin
tenanglah hatiku...
walau dia pergi kau tak sendiri
kau takkan jadi sebatang kara
karena masih ada sahabat di depan mata
dan untuknya
maaf jika aku belum sempurna di matamu
aku hanya manusia biasa
ingin menyuka dan disuka
walau ku tahu
walau ku mengerti
pasti nanti akulah yang terluka
yakinlah hatiku....
kau pasti bisa jalani semua ini
walaupun harus dilukai berkali-kali
walaupun harus tertatih
tapi rasa suka ini tulus dimengerti
olehku...
oleh hati bintangku
namun belakang ini ku dilanda suatu hal
hal yang membuat takut
membuat aku jadi pengecut
aku takut jika mulut itu berkata
lima huruf yang tak kuingin
tenanglah hatiku...
walau dia pergi kau tak sendiri
kau takkan jadi sebatang kara
karena masih ada sahabat di depan mata
dan untuknya
maaf jika aku belum sempurna di matamu
aku hanya manusia biasa
ingin menyuka dan disuka
walau ku tahu
walau ku mengerti
pasti nanti akulah yang terluka
yakinlah hatiku....
kau pasti bisa jalani semua ini
walaupun harus dilukai berkali-kali
walaupun harus tertatih
tapi rasa suka ini tulus dimengerti
olehku...
oleh hati bintangku
SMPN19 Palembang
22 Agustus 2011
hatiku telah lama merapuh
berkali-kali disetiap nafas dan waktu
mengfapa ini terjadi pada diriku?
yang tak begitu mengerti alasan di balik ini
kau yang dulu meminta
menerima kau apa adanya
berkata sayang
dan mengeluarkan suka
lebih baik kau mati saja
membuatku tak lagi berduka
karena kau tak lagi didepan mata
oh tuhan....aku kan tetap seperti ini
takkan bisa disukai
dan aku benci menyukai
perasaan suka itu
hanyalah luka bagiku....
yang selalu disakiti tanpa henti
selalu dibuat perih.....
biarlah....
aku kan tetap seperti ini
berkali-kali disetiap nafas dan waktu
mengfapa ini terjadi pada diriku?
yang tak begitu mengerti alasan di balik ini
kau yang dulu meminta
menerima kau apa adanya
berkata sayang
dan mengeluarkan suka
lebih baik kau mati saja
membuatku tak lagi berduka
karena kau tak lagi didepan mata
oh tuhan....aku kan tetap seperti ini
takkan bisa disukai
dan aku benci menyukai
perasaan suka itu
hanyalah luka bagiku....
yang selalu disakiti tanpa henti
selalu dibuat perih.....
biarlah....
aku kan tetap seperti ini
SMPN 19 Palembang
7 November 2010
inilah syair untukmu
kubuat dengan air mata yang biru
penuh tawa hingga dulu
kini berubah jadi sembilu
tuhanku.....
izinkan aku memutar waktu
saat pertama aku bertemu
mengungkap rasa mengharu biru
aku sungguh menyukaimu
alasannya aku pun tak tahu
ku harap kau juga begitu
membalas rasa suka hatiku
kubuat dengan air mata yang biru
penuh tawa hingga dulu
kini berubah jadi sembilu
tuhanku.....
izinkan aku memutar waktu
saat pertama aku bertemu
mengungkap rasa mengharu biru
aku sungguh menyukaimu
alasannya aku pun tak tahu
ku harap kau juga begitu
membalas rasa suka hatiku
SMPN 19 Palembang
13 November 2010
diujung malam sepi mencekam
yang terlihat hanya bintang yang bertabur
kurasakan gejolak didalam hati yang retak
semakin hari semakin hebat
membuat ku tak sanggup bernapas
setelah pagi bersambut kabut
tak terasa sudah dua tahun berlalu sejak malam itu
dulu kuputuskan tuk menanti setengah hati
menanti sabar walau pasti tertatih
namun kini penantian itu tak berlaku lagi...
untuk apa kutahan semua luka perih
jika yang kudapati hanya penantian yang hampa
semuanya percuma...
penantianku sia-sia
yang terlihat hanya bintang yang bertabur
kurasakan gejolak didalam hati yang retak
semakin hari semakin hebat
membuat ku tak sanggup bernapas
setelah pagi bersambut kabut
tak terasa sudah dua tahun berlalu sejak malam itu
dulu kuputuskan tuk menanti setengah hati
menanti sabar walau pasti tertatih
namun kini penantian itu tak berlaku lagi...
untuk apa kutahan semua luka perih
jika yang kudapati hanya penantian yang hampa
semuanya percuma...
penantianku sia-sia
SMPN19 Palembang
15 Juni 2010